Bermodal Nekat Demi Ilmu

  Nekad? itu adalah hal biasa. yah, ini dia sosok yang mengejutkan ketika saya mendengar cerita kehidupannya.  Ia memang terlahir dari keluarga yang kurang mampu, namun ketidak mampuannya tidak menghalangi Ia untuk mencari ilmu bekal yang ingin ia dapatkan untuk meraih  kesuksesan. Bermodalkan 20  ribu rupiah Muhammad Sukri melangkahkan kakinya dari perkampungan di Desa Nipa…

Kecelakaan berujung Amputasi

Oleh: Akhmad Zaenudin * Belum lama saya mendapat SMS  dari Dokter Agung, Kepala Poli Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa ( RST DD ), yang kurang lebih seperti ini bunyinya  “ Mas Zaenudin, ada pasien RST yang membutuhkan kaki palsu, bagaimana syarat nya? Gratiskah? “ dan berbagai pertanyaan lainnya.  Saya sampaikan untuk mendapatkan kaki palsu di…

Geliat Kemandirian Di Pangkal Hutan Beton

(Oleh : Dudung Badrujaman*) “Kami mungkin belum bisa berlari, tapi kami yakin dengan langkah-langkah kecil ini dan berkelanjutan kami bisa ikut serta mewujudkan harapan mereka” Begitulah yang bisa kami lakukan, bagaimana kami bantu wujudkan mimpi saudara-saudara kami yang telah menjadi korban diskriminasi sistem ekonomi kapitalis yang mendunia. Mereka adalah orang orang yang bertahan hidup agar…

Dari Sampah Hingga Sikah yang Merekah

Cuplikan Cerita Alumni dalam Buku “Rela Kecebur Demi Bebas Nganggur” Terlahir dari keluarga tidak berada membuat saya harus terbiasa mandiri sejak belia. Saat duduk di sekolah dasar, saya sudah terbiasa mengumpulkan sampah. Sampah-sampah itu saya kumpulkan untuk dijual kepada pengepul. Hasil penjualan digunakan untik membantu meringankan beban orang tua. Cemoohan dari orang-orang di sekitar ada…

Merantau Demi Mengubah Nasib

Sejak kecil Tri Wiyono sudah mendapat bimbingan keras  dari orang tuanya agar kelak jadi orang yang mandiri. Pemuda kelahiran Lampung Utara tahun 1988 ini bercita-cita ingin menjadi pengusaha sukses.  Lulus dari SMAN 2 Kota Bumi Lampung, tidak ada pekerjaan yang bisa dilakukannya kecuali membantu orang tua di rumah sampai usia 21 tahun.  Kedatangan Abangnya dari…

Buruh Pabrik Menjadi Wirausaha Percetakan

Berangkat dari Bumiayu ke Jakarta bermaksud untuk mengubah nasib, Imam Faiq, Alhamdulillah dapat pekerjaan sebagai operator di  PT. Gunung Mas selama 10 tahun.  Kesabaran yang luar biasa berbuah hasil, karir terakhir yang diperolehnya adalah sebagai kepala produksi diperusahaan itu. Sebagai ayah 1 anak, Nafa (1 tahun) terus berpikir keras untuk meningkatkan posisinya di perusahaan tersebut…

Deretan Semangat Bang Herman

Institutkemandirian.org-Cianjur, itulah kota kecil tempatku dilahirkan 2 Juli 1981 kota yang menjadi kenangan masa kecilku sampai tumbuh kembang menjadi dewasa. Hari-harinya pun biasa saja seperti anak-anak yang lain yakni, sekolah, main, dan ngaji. Namaku Herman yang sejak kecil bercita-cita ingin menjadi guru, pekerjaan itu mulia menurut hati saya. Keinginan menjadi guru semakin tertanam dijiwaku, apalagi…

Belajar Dari Kepedulian Pak Agus Ingin Menjadi Sopir Mobil Jenazah

  Institutkemandirian.org-Sejak sekolah, Pak Agus bercita-cita ingin menjadi sopir tapi tidak ada kesempatan untuk belajar mengemudi. Lahir di Jakarta 19 Agustus 1960,  dia sudah mengalami bagaimana susahnya kondisi Indonesia tahun 60-an, cari minyak tanah saja susah , harus antri dan  sering tidak kebagian jatah. Lulus dari SMA YAPENAP Tahun 1978, Pak M. Agus Purnomo bekerja…

Lebih Mandiri Dan Berkarakter

  Iskandar, pria kelahiran Jakarta, 25 Januari 2012, sengaja berkunjung ke Institut Kemandirian untuk silaturahmi . Sungguh menjadi kenangan manis pria yang bercita-cita ingin jadi pengusaha, selama 3 bulan ikut pelatihan teknisi motor di Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Ramadhan 1433H./2011. Kini Iskandar bisa menikmati hasil perjuangannya bisa menjadi staf produksi di PT. Mitsuba Jatiwuwung Tangerang…