Institut Kemandirian DD – Pemberdayaan pengangguran merupakan kerja besar semua elemen bangsa sehingga selain konsep penyelesaian masalah kemiskinan yang terkonseptual, diperlukan juga pihak ketiga sebagai mitra donatur dalam mensupport pelaksanaan program. Untuk itu, Supervisor Marketing Komunikasi Institut Kemandirian Rodiannauli Pane S.Sos berusaha menindaklanjuti ketertarikan dari IP-BKPM dalam mendalami program pemberdayaan pengangguran oleh Institut Kemandirian pada tanggal 21 februari 2012. Pertemuan Rodiannauli Pane selaku Marketing Komunikasi IK dengan Pak M. Gozie Ibrahim sebagai pengurus IP – BKPM atau kita kenal dengan istilah Ikatan Purnabhakti badan Koordinasi penanaman Modal merupakan langkah awal dalam menjalin silaturahmi dan komunikasi untuk sharing program pemberdayaan pengangguran. Pertemuan yang berlangsung selama 1 jam lebih di kantor IP-BKPM Jalan Jenderal Gatot Subroto No. 44 Jakarta, menurut Rodiannauli Pane , pertemuannya masih berbicara seputar mendiskusikan program pemberdayaan yang dimiliki oleh Institut Kemandirian Dompet Dhuafa serta mendengarkan beberapa pertanyaan dari Pak Gozi tentang upaya bermitra antara IP-BKPM dengan Institut Kemandirian. Berdasarkan hasil pertemuan hari selasa (21/02) bahwa pak Gozi mengingkan kerjasama lebih lanjut sebagaimana disampaikan kepada Rodiannauli Pane dan Irfan sebagai pendamping dalam sosialisasi program di kantor IP-BKPM. Untuk merealisasikan dan meyakinkan kerjasama yang akan dijalin oleh kedua lembaga tersebut, Pak Gozi meminta pihak Institut Kemandirian yang diwakilkan olehg Marketing Komunikasinya untuk mempresentasikan langkah-langkah dalam mengatasi permasalahan kemiskinan melalui program-program pemberdayaannya. Pak Gozi yang masih semangat dalam memberdayakan masyarakat ini, menyampaikan bahwa presentasi dari Institut Kemandirian akan dipertemuakan dengan pengurus lainnya termasuk ketua IP-BKPM. Dengan jumlah pengurus sebanyak 15 orang sementara jumlah anggota untuk sampai dengan tahun 2012 sebanyak 500 anggota. Di sela-sela pertemuan dengan pihak Marketing Komunikasi Institut Kemandirian, Pak Gozi berharap dengan adanya program kerjasama social dengan Instutut Kemandirian dapat memberikan makna lain dari para pensiunan IP-BKPM sehingga di masa pension masih tetap memberikan nilai manfaat lebih bagi pengembangan masyarakat terutama para pengangguran sehingga kemiskinan pun dapat di selesaikan oleh kesigapan dan kontribusi dari para pensiunan IP-BKPM. (dianpane)

About the author
Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit