Oleh: Mochamad Purwadi*

DSC00774

Institut Kemandirian Dompet Duafa | Mita, si kecil ini berusia 7 tahun tinggal di wilayah Kp. Kadujulang desa. Bantarwaru kecamatan Cinangka Kabupaten Serang – Banten.

Ia adalah putri pertama dari Pak Jawinta dan Ibu Jumyati, anak manis ini memiliki cacat di kaki kiri semenjak lahir. Sejak masuk sekolah ia harus menggunakan penyangga untuk berdiri. Namun hal tersebut tidak menyurutkan usahanya untuk tetap sekolah. Kadangkala ia merasa malu jika berada di lingkungan sekolah. Terutama ketika melihat teman-temannya yang asik berlari-lari ke sana kemari.

Salah satu impiannya adalah bagaimana caranya untuk selalu semangat menuntut ilmu dalam kondisi keterbatasan fisik. Dia juga berharap bisa memiliki kaki palsu yang dapat membantu pergerakan lebih cepat, sehingga memudahkan untuk memanfaatkan energinya untuk pergi ke sekolah tanpa di dampingi oleh ibunya.

Pak Jawinta sang ayah mengetahui kabar dari Pak Firdaus guru kelas Mita, bahwa Dompet Duafa mempunyai program pembuatan kaki palsu. Pak Firdaus guru Mita inilah yang aktif menghubungi pihak Institut Kemandirian Dompet Dhuafa, sehingga kita pada hari Jum’at, 15 November 2013 bisa bertemu dengan keluarga Mita di Cinangka. Ayahnya yang bekerja serabutan di kebon dan ibunya penjual emping mingguan di sekitar pantai anyer menyerahkan segala urusannya kepada pak Firdaus gurunya.

DSC00770

Kita berharap bantuan kaki palsu ini merupakan pemicu awal untuk Mita yang tentunya akan merubah kesempatan untuk mencapai harapan dan cita-citanya di masa yang akan datang.

*Staff Pendamping Program ExHouse
 
About the author
Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit