kemandirian

“Jum’at keramat”.., begitu istilah ini populer di telinga kita manakala KPK menjadikannya sebagai hari pengumuman beberapa elit negeri ini yang terjerat kasus korupsi. Para elit ini harus bersiap dengan penetapan status hukumnya, jumat yang mengerikan begitulah jum’at keramat bagi KPK.

Tapi bagi kami (Tim Exhouse program Pemuda Tangguh Prudential). Memandang hari jum’at sebagai “hari yang penuh nikmat” bagaimana tidak, hari jumat lalu (12 April 2013) kami dipertemukan dengan alumni pelatihan teknisi handphone cijeruk bogor. Ahmad Satibi namanya, remaja usia 19 tahun ini adalah anak dari bapak H. Daelimi, seorang guru nagaji di kp. Bungur desa Tajur halang, Kec. Cijeruk, Kab. Bogor. Ahmad adalah alumni pelatihan Teknisi Hanphone yang di selenggarakan oleh Instituk Kemandirian Dompet Dhuafa yang bekerjasama dengan PT. Prudential Life Insurance. Ahmad saat ini masih magang di konter HP salah satu alumni IK di daerah sawangan Depok. Sejak awal kami melihat semangat dia dalam mengikuti rangkaian pelatihan yang dilaksanakan. Dari mulai pelatihan keterampilan di kelas, Baksos, sampai magang yang dilaksanakan selama sebulan. Tajur halang- Depok memang bukan jarak yang dekat. Butuh tiga kali naik angkot untuk bisa sampai di tempat tujuan dengan ongkos 30.000 (pp), ditambah untuk makan sehari hari dia harus beli sendiri. Berat memang, tapi hal itu tak menyurutkan ‘azzam’ dia untuk terus maju mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru dilapangan.

mandiri

Dan akhirnya apa yang kami temui di “Jum’at Nikmat” kemarin adalah sebuah kebahagiaan tak terkira. Walaupun masih magang, Ahmad sudah bisa membuka servis di rumahnya walau hanya dengan peralatan yang seadannya.” Saya sudah menservis lebih dari 70 hp pak, dari hasil servis saya belikan untuk melengkapi peralatan yang belum ada. Saya baru beli blower dan obeng-obeng, ini masih ada lima belas hp lagi yang belum diambil pemiliknya karena belum bayar”, ungkap Ahmad saat di temui di rumahnya di kampung bungur. Selain itu ahmad juga sekarang sudah punya HP baru hasil servis HP yang telah dilakukannya di rumah.

“alhamdulillah.., ahmad sekarang sudah bisa mencari uang sendiri, saya selaku orang tua sangat bangga dan mengucapkan banyak terima kasih kepada IK Dompet Dhuafa dan Prudential atas pelatihan servis Hp yang telah dilaksanakan”, sambung pak H. Daelimi, orangtua dari Ahmad.

Walaupun belum punya tempat khusus, peralatan yang terbatas, serta publikasi yang terbatas pula. Ahmad ternyata bisa membuktikan bahwa dia bisa mandiri sebelum ‘dimandirikan’. Kata ketergantungan terhadap orang tua akan sedikit demi sedikit di hapuskan dari kamus kehidupannya. Karena dia yakin dengan semangat dan kerja keras segala mimpinya akan tercapai, apalagi setelah mendapatkan pelatihan keterampilan dari IK Dompet Dhuafa dan Prudential.

Program Pemuda Tangguh adalah program pelatihan keterampilan untuk para pengangguran di wilayah jabodetabek. Tak tanggung-tanggung Prudential menargetkan 200 alumni se-jabodetabek dengan berbagai macam jenis keterampilan. Dengan menggandeng Institut Kemandirian Dompet Dhuafa diharapkan target tersebut dapat tercapai di tahun ini. D2nk

 

Dudung Badrujaman

Pendamping Program ExHouse Prudential

About the author
Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit